Imam Ja'far ash Shadiq memberikan nasihat kepada para jamaah haji:
1. Jika engkau berangkat haji, kosongkanlah hatimu dari segala urusan, dan hadapkanlah dirimu sepenuhnya kepada Allah SWT.
2. Tinggalkan setiap penghalang dan serahkan urusanmu kepada Penciptamu.
3. Bertawakkallah kepada-Nya dalam setiap gerak dan diammu.
4. Berserahdirilah kepada ketentuan-ketentuan-Nya, hukum-hukum-Nya, dan takdir-Nya.
5. Tinggalkan dunia, kesenangan, dan seluruh makhluk.
6. Keluarlah dari kewajiban yang dibebankan kepadamu dari makhluk Tuhan.
7. Janganlah bersandar kepada bekalmu, kendaraanmu, sahabatmu, kekuatanmu, kemudaanmu, dan kekayaanmu.
8. Buatlah persiapan seakan-akan engkau tidak akan kembali lagi. Bergaullah dengan baik.
9. Jaga waktu-waktu dalam melaksanakan kewajiban yang ditetapkan Allah dan Sunah Nabi saw, berupa adab, kesabaran, syukur, kasih sayang, kedermawanan, mendahulukan orang lain sepanjang waktu.
10. Bersihkan dosa-dosamu dengan air tobat yang ikhlas.
11. Pakailah pakaian kejujuran, kesucian, kerendahan hati, dan kekhusyukan.
12. Berihramlah dengan meninggalkan segala sesuatu yang menghalangimu mengingat Allah dan mencegahmu mentaati-Nya.
13. Bertalbiahlah kamu dengan menjawab panggilan Allah dengan ikhlas, suci, dan bersih dalam doa-doamu seraya tetap berpegang pada tali yang kokoh.
14. Bertawaflah dengan hatimu bersama para malaikat sekitar Arsy, sebagaimana kamu bertawaf dengan jasadmu bersama manusia di sekitar Baitullah.
15. Keluarlah dari kelalaianmu dan ketergelinciranmu ketika Engkau keluar ke Mina dan janganlah mengharapkan apa pun yang tidak halal dan tidak layak bagimu.
16. Akuilah segala kesalahan di tempat pengakuan (Arafah). Perbaruilah perjanjianmu di depan Allah SWT dengan mengakui keEsaan-Nya.
17. Mendekatlah kepada Allah di Mudzdalifah.
18. Sembelihlah tengkuk hawa nafsu dan kerakusan ketika engkau menyembelih dam.
19. Lemparkan syahwat, kerendahan, kekejian, dan segala perbuatan tercela ketika melempar Jamarat.
20. Cukurlah aib-aib lahir dan batin ketika mencukur rambut.
21. Tinggalkan kebiasaan menuruti kehendakmu dan masuklah kepada perlindungan ke Masjid Al Haram.
Minggu, 10 Agustus 2008
KERAJAAN ARAB SAUDI UNDANG WARGA INDONESIA IBADAH HAJI
Rabu, 12 Desember 2007 07:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kerajaan Arab Saudi mengundang sekitar 100 warga negara Indonesia untuk menunaikan ibadah haji. Para undangan akan berangkat ke tanah suci hari ini. "Kami diundang sebagai tamu Kerajaan Arab Saudi," kata Wakil Ketua MPR A.M. Fatwa ketika dihubungi Tempo.Seluruh undangan berkumpul di gedung Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi pukul 07.00 WIB. "Rombongan akan berangkat nanti siang," ujarnya.Fatwa mengatakan undangan itu bukan pertama kali bagi dirinya. Rencananya, Fatwa akan menunaikan ibadah haji bersama putrinya. Salah satu staf pribadi Fatwa akan ikut ke tanah suci. Dia mengaku tidak tahu siapa saja undangan yang akan menunaikan ibadah haji.Dia menegaskan keberangkatannya menunaikan ibadah haji tidak menggunakan jalur reguler sehingga kuota jamaah haji dari Indonesia tidak berkurang.Sebelumnya, Menteri Agama Maftuh Basyuni menyatakan akan membatasi intensitas ibadah haji warga negara Indonesia hanya satu kali. Fatwa mendukung kebijakan itu. Alasannya, ibadah haji memang diwajibkan satu kali dalam ajaran Islam.
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kerajaan Arab Saudi mengundang sekitar 100 warga negara Indonesia untuk menunaikan ibadah haji. Para undangan akan berangkat ke tanah suci hari ini. "Kami diundang sebagai tamu Kerajaan Arab Saudi," kata Wakil Ketua MPR A.M. Fatwa ketika dihubungi Tempo.Seluruh undangan berkumpul di gedung Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi pukul 07.00 WIB. "Rombongan akan berangkat nanti siang," ujarnya.Fatwa mengatakan undangan itu bukan pertama kali bagi dirinya. Rencananya, Fatwa akan menunaikan ibadah haji bersama putrinya. Salah satu staf pribadi Fatwa akan ikut ke tanah suci. Dia mengaku tidak tahu siapa saja undangan yang akan menunaikan ibadah haji.Dia menegaskan keberangkatannya menunaikan ibadah haji tidak menggunakan jalur reguler sehingga kuota jamaah haji dari Indonesia tidak berkurang.Sebelumnya, Menteri Agama Maftuh Basyuni menyatakan akan membatasi intensitas ibadah haji warga negara Indonesia hanya satu kali. Fatwa mendukung kebijakan itu. Alasannya, ibadah haji memang diwajibkan satu kali dalam ajaran Islam.
Rabu, 06 Agustus 2008
TIPS PELAKSANAAN iBADAH HAJI
Tips Bugar Saat Ibadah
Latihan jalan sebelum berangkat (jika mampu minimal 7 km, seminggu satu kali)
Kurangi kegiatan yang tak perlu
Istirahat dan tidur cukup
Makan bergizi dan teratur
Membawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air
Tips hindari sakit Batuk
Bawa pakaian hangat
Gunakan penghangat leher
Bawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air
Jangan minum dingin
Tips hindari Influenza
Imunisasi
Jaga kebersihan
Istirahat cukup
Makan buah dan sayur
Pakai masker
Tip menahan dingin
Siapkan pakaian hangat di tas tentengan
Pakai baju hanoman
Pakai krim pelembab
Sering minum
Banyak makan buah
Tips barang bawaan
Alas kaki
Kantung kain untuk menyimpan alas kali, payung, dsb
Kantung kain untuk membawa batu kerikil saat lempar jumrah
Semprotan air
Kaca mata hitam pakai tali pengikat di leher
Masker
Handuk kecil
"Topi Joshua"
Tas ransel
Peniti
Alat tulis
Buku
Tustel
Krim pelembab
Tips Membawa Barang
Barang bawaan maksimal 35 kg
Barang yang dipakai di perjalanan masukkan ke tas tentengan
Jangan membawa barang-barang yang terlarang
Ikat koper dengan rapi
Tandai koper dengan tanda tertentu
Awas copet
Kawasan sekitar Masjidil Haram, ada tiga titik rawan yang harus diwaspadai para jamaah karena rawan kecopetan:
Daerah sekitar pelataran masjid
Seputaran Ka'bah dan
Tempat Tahalul (Marwah).
Tips Saat Tawaf Qudum
Saat Tawaf qudum (selamat datang) dilakukan tak lama setelah jamaah tiba di Makkah. Karena masih lelah setelah perjalanan, dan banyak jamaah yang belum mengenali lokasi akibatnya banyak yang tersesat, maka usahakan membuat kelompok kecil dan jangan sampai terpisah.
Tips Agar tak Tersesat
Hafalkan lokasi pondokan
Catat nomor telepon dan atau alamat pondokan dan dibawa saat meninggalkan pondokan
Berangkat dengan rombongan
Bila terpisah dari rombongan, ikut rombongan jamaah RI lainnya
Cari petugas haji
Bawa tanda pengenal
Jamaah yang yang berusia lanjut (lansia) lebih baik didampingi oleh yang lebih muda.
Tips masuk masjid agar tak tersesat
Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat
Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya
Bawa kantong kain untuk menyimpan alas kaki, payung dan sebagainya, dan bisa dibawa saat sholat.
Sebelum masuk masjid buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama.
Jangan lupa juga janji pukul berapa bertemu.
Tempat berkumpul bisa dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
Membuat identitas unik rombongan, bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.
Tips Mencium Hajar Aswad
Ambil waktu yang kondisi sekitar ka'bah tidak terlalu padat
Pastikan fisik kuat
Jangan bawa barang berharga
Pastikan cara berpakaian ihram benar dan kuat
Jangan gunakan joki
Tidak lama-lama
Hindari menyakiti sesama jamaah
Tips Tawaf dan Sai`
Hafalkan do'a-do'a singkat, jangan disibukkan dengan catatan
Berangkat dalam rombongan
Makan sebelum berangkat
Buat kelompok kecil
Sepakati lokasi pertemuan
Hindari waktu padat
Pindah ke lantai dua dan tiga jika padat
Tips Menyimpan Uang
Tukarkan dengan uang pecahan
Jangan letakkan uang di satu tempat
Jangan buka dompet di tempat umum
Titipkan di safety box jika banyak
Ke masjid bawa uang secukupnya
Tips di Pondokan
Mandi 2-3 jam sebelum waktu shalat
Jangan naik lift sendiri
Simpan barang di tempat aman
Matikan peralatan listrik jika pergi
Matikan peralatan masak jika pergi
Kenali lokasi pondokan dari jarak jauh maupun dekat
Buat denah pondokan
Kebugaran saat ibadah haji
Makan makanan yang mengandung gizi seimbang, banyak serat dan tak banyak mengandung lemak.
Istirahat yang cukup. Para calon haji, kalau sudah berada di Masjidil Haram, inginnya terus-menerus melakukan ibadah tanpa memikirkan istirahat. Hal ini bisa menyebabkan jamaah haji jatuh sakit.
Olahraga ringan setiap pagi
Tip Shalat di Masjid Nabawi
Gunakan pakaian hangat ketika berangkat
Datang setelah pukul 03.00 (pk 03.00 masjid baru dibuka)
Hindari shalat di pelataran masjid
Ingat nomor rak sandal
Tips nyaman beribadah
Jangan tergantung pembimbing
Mantapkan tata cara berhaji
Hafalkan doa-doa
Buat kelompok kecil
Sumber : www.republika.co.id
Latihan jalan sebelum berangkat (jika mampu minimal 7 km, seminggu satu kali)
Kurangi kegiatan yang tak perlu
Istirahat dan tidur cukup
Makan bergizi dan teratur
Membawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air
Tips hindari sakit Batuk
Bawa pakaian hangat
Gunakan penghangat leher
Bawa obat-obatan yang biasa dipakai di tanah air
Jangan minum dingin
Tips hindari Influenza
Imunisasi
Jaga kebersihan
Istirahat cukup
Makan buah dan sayur
Pakai masker
Tip menahan dingin
Siapkan pakaian hangat di tas tentengan
Pakai baju hanoman
Pakai krim pelembab
Sering minum
Banyak makan buah
Tips barang bawaan
Alas kaki
Kantung kain untuk menyimpan alas kali, payung, dsb
Kantung kain untuk membawa batu kerikil saat lempar jumrah
Semprotan air
Kaca mata hitam pakai tali pengikat di leher
Masker
Handuk kecil
"Topi Joshua"
Tas ransel
Peniti
Alat tulis
Buku
Tustel
Krim pelembab
Tips Membawa Barang
Barang bawaan maksimal 35 kg
Barang yang dipakai di perjalanan masukkan ke tas tentengan
Jangan membawa barang-barang yang terlarang
Ikat koper dengan rapi
Tandai koper dengan tanda tertentu
Awas copet
Kawasan sekitar Masjidil Haram, ada tiga titik rawan yang harus diwaspadai para jamaah karena rawan kecopetan:
Daerah sekitar pelataran masjid
Seputaran Ka'bah dan
Tempat Tahalul (Marwah).
Tips Saat Tawaf Qudum
Saat Tawaf qudum (selamat datang) dilakukan tak lama setelah jamaah tiba di Makkah. Karena masih lelah setelah perjalanan, dan banyak jamaah yang belum mengenali lokasi akibatnya banyak yang tersesat, maka usahakan membuat kelompok kecil dan jangan sampai terpisah.
Tips Agar tak Tersesat
Hafalkan lokasi pondokan
Catat nomor telepon dan atau alamat pondokan dan dibawa saat meninggalkan pondokan
Berangkat dengan rombongan
Bila terpisah dari rombongan, ikut rombongan jamaah RI lainnya
Cari petugas haji
Bawa tanda pengenal
Jamaah yang yang berusia lanjut (lansia) lebih baik didampingi oleh yang lebih muda.
Tips masuk masjid agar tak tersesat
Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat
Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya
Bawa kantong kain untuk menyimpan alas kaki, payung dan sebagainya, dan bisa dibawa saat sholat.
Sebelum masuk masjid buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama.
Jangan lupa juga janji pukul berapa bertemu.
Tempat berkumpul bisa dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
Membuat identitas unik rombongan, bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.
Tips Mencium Hajar Aswad
Ambil waktu yang kondisi sekitar ka'bah tidak terlalu padat
Pastikan fisik kuat
Jangan bawa barang berharga
Pastikan cara berpakaian ihram benar dan kuat
Jangan gunakan joki
Tidak lama-lama
Hindari menyakiti sesama jamaah
Tips Tawaf dan Sai`
Hafalkan do'a-do'a singkat, jangan disibukkan dengan catatan
Berangkat dalam rombongan
Makan sebelum berangkat
Buat kelompok kecil
Sepakati lokasi pertemuan
Hindari waktu padat
Pindah ke lantai dua dan tiga jika padat
Tips Menyimpan Uang
Tukarkan dengan uang pecahan
Jangan letakkan uang di satu tempat
Jangan buka dompet di tempat umum
Titipkan di safety box jika banyak
Ke masjid bawa uang secukupnya
Tips di Pondokan
Mandi 2-3 jam sebelum waktu shalat
Jangan naik lift sendiri
Simpan barang di tempat aman
Matikan peralatan listrik jika pergi
Matikan peralatan masak jika pergi
Kenali lokasi pondokan dari jarak jauh maupun dekat
Buat denah pondokan
Kebugaran saat ibadah haji
Makan makanan yang mengandung gizi seimbang, banyak serat dan tak banyak mengandung lemak.
Istirahat yang cukup. Para calon haji, kalau sudah berada di Masjidil Haram, inginnya terus-menerus melakukan ibadah tanpa memikirkan istirahat. Hal ini bisa menyebabkan jamaah haji jatuh sakit.
Olahraga ringan setiap pagi
Tip Shalat di Masjid Nabawi
Gunakan pakaian hangat ketika berangkat
Datang setelah pukul 03.00 (pk 03.00 masjid baru dibuka)
Hindari shalat di pelataran masjid
Ingat nomor rak sandal
Tips nyaman beribadah
Jangan tergantung pembimbing
Mantapkan tata cara berhaji
Hafalkan doa-doa
Buat kelompok kecil
Sumber : www.republika.co.id
PENGERTIAN HAJI
Sengaja datang ke Mekah, mengunjungi Ka'bah dan tempat-tempat lainnya untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan.
Keutamaan Haji
1. Ibadah Haji merupakan salah satu perintah Allah yang harus dikerjakan, bagi yang mampu.
2. Ibadah Haji merupakan Jihad fi Sabilillah.
3. Ibadah Haji dapat menghapuskan dosa, bagi yang menjalankannya sesuai dengan perintah Allah SWT.
4. Haji dan Umroh merupakan kifarat/penebus dosa.Ada dosa yang yang hanya dapat ditebus dengan wukuf di Arafah saat Ibadah Haji.
5. Surga adalah balasan bagi Haji yang mabrur.
6. Biaya yang dikeluarkan untuk Ibadah Haji merupakan infaq fi sabilillah.
Keutamaan Haji
1. Ibadah Haji merupakan salah satu perintah Allah yang harus dikerjakan, bagi yang mampu.
2. Ibadah Haji merupakan Jihad fi Sabilillah.
3. Ibadah Haji dapat menghapuskan dosa, bagi yang menjalankannya sesuai dengan perintah Allah SWT.
4. Haji dan Umroh merupakan kifarat/penebus dosa.Ada dosa yang yang hanya dapat ditebus dengan wukuf di Arafah saat Ibadah Haji.
5. Surga adalah balasan bagi Haji yang mabrur.
6. Biaya yang dikeluarkan untuk Ibadah Haji merupakan infaq fi sabilillah.
KHALID CUCI KA'BAH
Khalid Cuci Kakbah Kemarin
Jakarta (MCH). Gubernur Mekah Khalid Al-Faishal mewakili Khadimul Haramain Raja Abdullah bin Abdul Aziz melakukan pencucian Kakbah hari Sabtu, 2 Agustus pagi kemarin. Tradisi itu dilakukan sebagai pertanda masuknya bulan Syakban 14209 Hijriyah.Sebelum melakukan pencucian Kakbah, Khalid yang didampingi sejumlah oejabat Mekah dsan pimpinan masjidil haram dan masjid nabawi melakukan tawaf tujuhkali dna kemudian salat sunah thawaf di belakang Maqam Ibrahim.Setelah itu rombongan memasuki Kakbah dan melakukan pencucian. Pencucian dilakukan dengan kain. Air yang dipergunakan untuk mencuci adalah air Zamzam yang dicampur air mawar. Khalid melakukan pencucian sendiri dengan tangannya.Sstelah itu dilakukan oenferingand an pewangian dinding Kakbah dengan aneka minyak yang khas. Demikian seperti dilaporkan harian Al-Watan edisi Ahad, 3 Agustus hari ini.Setelah itu, pimpinan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Syaikh Saleh Al-Hasin memberi kenang-kenangan Khalid. Sejumlah jemaah umrah menyaksiakn dari luar dan untuk sementara kegiatan tawaf dihentikan selama pencucian berlangsung. (Musthafa Helmy)
Jakarta (MCH). Gubernur Mekah Khalid Al-Faishal mewakili Khadimul Haramain Raja Abdullah bin Abdul Aziz melakukan pencucian Kakbah hari Sabtu, 2 Agustus pagi kemarin. Tradisi itu dilakukan sebagai pertanda masuknya bulan Syakban 14209 Hijriyah.Sebelum melakukan pencucian Kakbah, Khalid yang didampingi sejumlah oejabat Mekah dsan pimpinan masjidil haram dan masjid nabawi melakukan tawaf tujuhkali dna kemudian salat sunah thawaf di belakang Maqam Ibrahim.Setelah itu rombongan memasuki Kakbah dan melakukan pencucian. Pencucian dilakukan dengan kain. Air yang dipergunakan untuk mencuci adalah air Zamzam yang dicampur air mawar. Khalid melakukan pencucian sendiri dengan tangannya.Sstelah itu dilakukan oenferingand an pewangian dinding Kakbah dengan aneka minyak yang khas. Demikian seperti dilaporkan harian Al-Watan edisi Ahad, 3 Agustus hari ini.Setelah itu, pimpinan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Syaikh Saleh Al-Hasin memberi kenang-kenangan Khalid. Sejumlah jemaah umrah menyaksiakn dari luar dan untuk sementara kegiatan tawaf dihentikan selama pencucian berlangsung. (Musthafa Helmy)
Jumat, 01 Agustus 2008
KA'BAH

Ka'bah merupakan kiblat sholat umat Islam.Ka'bah yang berbentuk kubus ini merupakan bangunan utama di atas bumi yang digunakan utk menyembah Allah SWT.Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an, Surat Ali Imran ayat 90, yang artinya :"Sesungguhnya permulaan rumah yang dibuat manusia untuk tempat beribadah adalah rumah yang di Bakkah (Mekah), yang dilimpahi berkah dan petunjuk bagi alam semesta"Ka'bah disebut juga Baitullah (Rumah Allah) atau Baitul 'Atiq (Rumah Kemerdekaan). Dibangun berupa tembok segi empat yang terbuat dari batu-batu besar yang berasal dari gunung-gunung di sekitar Mekah. Baitullah ini dibangun di atas dasar fondasi yang kokoh.Dinding-dinding sisi Ka'bah ini diberi nama khusus yang ditentukan berdasarkan nama negeri ke arah mana dinding itu menghadap. terkecuali satu dinding yang diberi nama "Rukun Hajar Aswad".Adapun keempat dinding atau sudut (rukun) tersebut adalah :- Sebelah Utara Rukun Iraqi (Irak)- Sebelah Barat Rukum Syam (Suriah)- Sebelah Selatan Rukun Yamani (Yaman)- Sebelah Timur Rukun Aswad (Hajar Aswad).Keempat sisi Ka'bah ditutup dengan selubung yang dinamakan Kiswah. Sejak zaman nabi Ismail, Ka'bah sudah diberi penutup berupa Kiswah ini.Saat ini Kiswah tersebut terbuat dari sutra asli dan dilengkapi dengan kaligrafi dari benang emas.Dalam satu tahun Ka'bah ini dicuci dua kali, yaitu pada awal bulan Dzul Hijjah dan awal bulan Sya'ban. Kiswah diganti sekali dalam setahun.
HIJIR ISMAIL

Hijir Ismail, berdampingan dengan Ka'bah dan terletak di sebelah utara Ka'bah, yang dibatasi oleh tembok berbentuk setengah lingkaran setinggi 1,5 meter. Hijir Ismail itu pada mulanya hanya berupa pagar batu yang sederhana saja. Kemudian para Khalifah, Sultan dan Raja-raja yang berkuasa mengganti pagar batu itu dengan batu marmer. Hijir Ismail ini dahulu merupakan tempat tinggal Nabi Ismail, disitulah Nabi Ismail tinggal semasa hidupnya dan kemudian menjadi kuburan beliau dan juga ibunya.
Berdasarkan kepada sabda Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam, sebagian dari Hijir Ismail itu adalah termasuk dalam Ka'bah. Ini diriwayatkan oleh Abu Daud dari 'Aisyah r.a. yang berbunyi : 'Dari 'Aisyah r.a. katanya; "Aku sangat ingin memasuki Ka'bah untuk melakukan sholat di dalamnya. Rasulullah s.a.w. membawa Siti 'Aisyah ke dalam Hijir Ismail sambil berkata " Sholatlah kamu di sini jika kamu ingin sholat di dalam Ka'bah, karena ini termasuk sebagian dari Ka'bah.
Sholat di Hijir Ismail adalah sunnah, dalam arti tidak wajib dan tidak ada kaitan dengan rangkaian kegiatan ibadah Haji atau ibadah Umroh.
Tidakboleh memotong dan mencabut rambut, memotong kuku, menggaruk sampai
kulit terkelupas atau mengeluarkan darah
Tidakboleh menggunakan parfum, termasuk parfum yang ada pada sabun
Tidakboleh berkata yang tidak baik, berkata porno dan bertengkar
Tidak bolehbermesraan
Tidak boleh berhubungan suami isteri
Tidak boleh menikah atau menikahkan
Tidak boleh berburu atau membantu
berburu
Tidak bolehmembunuh binatang (kecuali mengancam jiwa), memotong atau mencabut tumbuhandan segala hal yang mengganggu kehidupan mahluK
Tidak bolehber make-up
Pria tidakboleh : memakai penutup kepala, memakai pakaian berjahit dan tidak boleh
memakai alas kaki yang menutup mata kaki
Wanitatidak boleh : menutup wajah dan memakai sarung tangan sehingga menutup
telapak tangan
Langganan:
Postingan (Atom)